Tel No. (0736) 341212

Analis Kesehatan

Jurusan ini juga baru dibuka untuk program DIII, Mata kuliah yang diajarkan lebih banyak dalam bentuk praktek di laboratorium, karena memang lulusan analis kesehatan nantinya akan bekerja di laboratorium. Analis kesehatan atau pranata laboratorium adalah bagian dari profesi di bidang kesehatan. Selama ini masyarakat lebih mengenal dokter, perawat, bidan, apoteker. Sedangkan analis kesehatan jarang dikenal. Seorang analis harus memiliki ketrampilan dan tanggung jawab yang tinggi dalam pemeriksaan sampel. Hal ini berhubungan dengan adanya risiko yang fatal jika terjadi kesalahan.

Analis Kesehatan juga berarti profesi yang bekerja pada sarana kesehatan yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan, pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan bukan berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat.Sarana kesehatan ini berbentuk Laboratorium Kesehatan seperti Laboratorium Patologi Klinik yang memeriksa sampel berupa cairan2 tubuh manusia seperti darah, sputum, faeces, urine, liquor cerebro spinalis (cairan otak), dan lain-lain untuk mendapatkan data atau hasil sebagai penegakan diagnosa terhadap suatu penyakit. Cakupannya juga luas meliputi pemeriksaan mikrobiologi (bakteri), parasitologi (fungi, protozoa, cacing) hematologi (sel-sel darah serta plasma), imunologi (antigen, antibodi), kimia klinik (hormon, enzim, glukosa, lipid, protein, elektrolit, dll).

Analis Kesehatan juga ada yang bekerja di Laboratorium Patologi Anatomi yang memeriksa sampel berupa jaringan hasil operasi (histopatologi). Selain itu Banyak pula yang bekerja di Industri makanan dan minuman, obat serta kosmetik karena dalam kurikulum pengajarannya terdapat mata kuliah Kimia Analitik, Kimia Makanan dan Minuman, serta Toksikologi. Semua cakupan Laboratorium Kesehatan yang disebut diatas berlaku baik milik pemerintah maupun swasta. kebanyakan orang slah mengartikan Analis Kesehatan sebagai seorang dokter, tapi sebenernya tugas seorang analis lebih rinci dan menjurus pada diagnosa penyakit yang dibuktikan dengan diagnosa Laboraturium.

Lulusan analis kesehatan bisa bekerja di semua laboratorium yang berhubungan dengan kesehatan tubuh manusia seperti di lab patologi klinik, lab patologi anatomi, lab forensik, lab mikrobiologi, lab kimia kesehatan dan lain-lain baik itu di rumah sakit, laboratorium kesehatan milik pemerintah, laboratorium klinik swasta, BPOM, laboratorium perusahaan makanan dan minuman, juga intansi-instansi lain yang ada laboratorium kesehatannya.